Program 9

Selalu berusaha dekat dengan rakyat, TNI AU terus menambah platform digital yang bisa diakses publik. 

Setelah sebelumnya mendapat acungan jempol dari netizen lewat jejaring twiter dan instagram, kali ini TNI AU kembali menambah platform berbasis internet. 

Media terbarukan ini adalah radio Angkatan Udara Airmen FM 107,9. Keberadaan radio ini diresmikan KSAU Marsekal TNI Yuyu Sutisna di Balai Wartawan Dispenau,  Cipinang, Jakarta Timur, Senin (10/6).

Marsekal Yuyu mengharapkan program-program yang disiarkan radio Airmen FM dapat menggugah siapa pun yang mendengarkan, sehingga semakin menumbuhkan rasa cinta dan bangga masyarakat terhadap TNI AU.

KSAU menjelaskan bahwa sejarah TNI AU berawal dari radio sebagai sarana perhubungan, yang mencapai puncaknya pada masa perjuangan.

Saat itu radio PHB AURI dapat menyebarkan berita kawat taktis Serangan Umum 1 Maret 1949 melalui Stasiun Radio PC-2 di Playen Gunung Kidul Yogyakarta, secara berantai hingga ke Perwakilan Republik Indonesia di PBB.

"Penyebaran berita melalui radio merupakan kunci pengakuan kedaulatan Indonesia oleh dunia," ungkap KSAU.

Di bagian lain sambutannya, Yuyu menyampaikan, beroperasinya Airmen FM diharapkan dapat menjadi media publikasi, informasi, edukasi, dan hiburan bagi para prajurit dan Pegawai Negeri Sipil (PNS) TNI AU khususnya serta masyarakat umum.

"Selain dapat dinikmati dengan menggunakan akses konvensional pada frekuensi 107,9 FM, radio ini juga dapat diakses secara daring melalui aplikasi streaming, sehingga memperluas jangkauan siaran radio.

"Melalui teknologi streaming, informasi Airmen FM dapat didengarkan hingga ke seluruh Indonesia dan dunia," tambah KSAU.

Kepada Dispenau selaku pengelola radio, KSAU berharap dapat terus memperluas wawasan, khususnya pemberitaan media elektronik sehingga dapat memperkaya kreativitas dan inovasi dalam membuat program-program yang dapat menarik perhatian pendengar.

Dalam kesempatan ini, selain menandatangani prasasti peresmian, KSAU juga menyempatkan diri untuk siaran on air menyapa prajurit dan pendengar Airmen FM.

"Mari jadikan radio Airmen FM sebagai milik kita bersama, karena sejatinya TNI Angkatan Udara berasal dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat, salam Airmen, salam dirgantara dan selamat siang," ujar Marsekal Yuyu.